Mode Gelap Grid Pencarian
Iklan

Jangan Tunggu Korban! Warga Desak Penanganan Pohon Besar di Jalan Kapt. Ali Zen





MUNTOK | BCB — Keberadaan pohon besar yang berada tak jauh dari Kantor Lurah Sungai Daeng, Jalan Kapt. Ali Zen, Kelurahan Sungai Daeng, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, mulai dikeluhkan warga.


Kondisi pohon yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat tersebut memunculkan kekhawatiran, terutama bagi warga maupun pengguna jalan yang setiap hari melintas di kawasan tersebut.


Sejumlah warga mengaku kecewa karena hingga kini belum terlihat langkah nyata untuk mengantisipasi potensi bahaya dari pohon tersebut. Warga menilai persoalan keselamatan semestinya menjadi perhatian sebelum terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.



Salah seorang warga yang namanya disamarkan, sebut saja “Tong”, mengungkapkan kekhawatirannya. Menurutnya, kondisi pohon tersebut seharusnya segera mendapat perhatian dan penanganan dari pihak terkait.


Warga berharap pemerintah daerah melalui instansi teknis segera melakukan pengecekan kondisi pohon secara langsung. Apabila berdasarkan hasil pemeriksaan dinilai berisiko, warga meminta agar dilakukan tindakan sesuai ketentuan dan standar keselamatan yang berlaku.


Masyarakat juga berharap persoalan ini tidak berhenti pada penyampaian keluhan. Koordinasi antara pemerintah kelurahan, pemerintah daerah, instansi teknis, dan masyarakat dinilai penting agar potensi bahaya dapat ditangani secara tepat.


“Kalau tidak diantisipasi dari sekarang, kapan lagi? Apakah harus menunggu ada korban baru bertindak?” ujarnya dengan nada kecewa.


Pernyataan tersebut menggambarkan keresahan warga yang berharap pemerintah daerah tidak menganggap persoalan ini sebagai hal sepele. Sebab, apabila pohon tumbang secara tiba-tiba, bukan tidak mungkin dapat membahayakan warga, kendaraan, maupun fasilitas di sekitar lokasi.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Bangka Barat bersama pihak terkait segera melakukan pengecekan terhadap kondisi pohon dan mengambil langkah yang diperlukan apabila memang dinilai membahayakan.

Masyarakat menegaskan, persoalan ini bukan semata-mata soal penebangan atau pemangkasan pohon, melainkan menyangkut keselamatan dan pencegahan risiko.

Warga juga berharap terjalin kerja sama yang baik antara masyarakat dan pemerintah dalam menjaga lingkungan sekaligus memastikan ruang publik tetap aman.

“Kami hanya ingin keselamatan warga diperhatikan. Jangan sampai tindakan baru dilakukan setelah ada korban,” harap warga.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Bangka Barat maupun Kelurahan Sungai Daeng terkait langkah penanganan pohon tersebut.


Redaksi/Eko Prasetiyo 

Baca Juga
Baca Juga

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak